[Ficlet] White Tiger

white-tiger.jpg

Author

ig-harimingyu-2

Cast Nu’est Baekho & Kim Yujin (OC)

Length Ficlet (Abaikan tulisan drabble di foto wkwk)

Genre Teen

Rating PG-15

“Aku harus melindungimu tuan putriku”

.

-Kim Yejin POV-

“Kenapa dingin sekalisih,” gerutuku sambil mengusapkan kedua tanganku pada lenganku.

“Aish Baekho memang keterlaluan. Dia bilang ingin menjemputku tapi tidak juga datang,” gerutuku lagi sambil berjalan pelan menuju rumahku. Aku baru saja pulang dari lesku yang memang tidak terlalu jauh jika dijangkau dengan berjalan kaki kerumah.

“Besok aku jemput ya,” kalimat Baekho kembali berputar dikepalaku.

“Akh dasar payah,” omelku sambil terus berjalan digang kecil yang penerangannya memang kurang. Aku heran kenapa orang-orang yang tinggal didekat sini betah sekali dengan penerangan seperti ini.

“Hai nona, sendirian saja,” tiba-tiba seseorang menghalangi jalanku. Aku menundukkan wajahku dan terus berjalan menjauhi orang itu, tapi beberapa orang lainnya muncul menghalangi jalanku.

“Mau kemana? Kitakan belum sempat bermain-main nona kecil,” ujar laki-laki tadi.

“Jangan dekati aku,” teriakku dan berusaha kabur. Namun nihil, laki-laki itu malah menarikku dan menghempaskanku kesisi tembok.

“Sudahlah, nona diam saja. Kami akan bermain halus tenang saja,” ujar laki-laki itu.

“Pergi dariku! Toloooong!” teriakku ketakutan. Orang yang lain menarik jaketku hingga terlepas.

“Wahhh nona, sayangnya tidak akan ada yang datang menolongmu,” ujar laki-laki itu lagi sambil berjalan mendekatiku kemudian merobek lengan bajuku.

“Tidakkkkkk. Lepaskan aku!!!” teriakku. BUKKKK! Tiba-tiba sebuah suara pukulan terdengar ditelingaku.

“Heh! Jangan ganggu tuan putriku,” bentak laki-laki yang baru saja melayangkan tendangannya ke laki-laki yang tadi merobek bajuku.

“Baekho,” ujarku saat melihat Baekho berada didepanku.

“Tenanglah. Ada aku,” ujar Baekho kemudian menghabisi beberapa orang didepannya itu. BUKK BUKK BUKKK BUKKK. Orang-orang itu berlari setelah Baekho memberinya pelajaran. Baekho berbalik kearahku dan melepaskan jaketnya. Ia memakaikan jaketnya padaku.

“Gwenchana?,” tanyanya dengan tatapan khawatir. Aku hanya mengangguk.

“Mianhae(maaf),Yujin-ah. Aku terlambat,” ujarnya sambil menggandengku.

“Hemm,” dehemku sambil memeluk lengan besarnya itu.

“Jangan khawatir. Aku akan selalu melindungimu,” ujarnya kemudian. Aku tersenyum.

“Aku adalah pengawal setia tuan putri. Jadi tuan putri tidak perlu takut,” ujarnya sambil tersenyum lebar kearahku. Kalimat inilah yang selalu ia katakan padaku setiap hari. Baekho adalah pelindungku.

“Gomawo(terima kasih),” ujarku.

“Tidak perlu berterima kasih. Akukan pengawal setiamu hehehe. Aku adalah si macan putih yang tidak takut dengan siapapun didunia ini. Apalagi yang berniat untuk menyakiti tuan putriku, aku pasti akan menghabisinya,” ujarnya lagi dengan nada menggebu-gebu.

“Hey kau tidak sedang orasi,” ledekku.

“Hahahahaha yayaya. Akukan mencintaimu jadi aku harus melindungimu tuan putriku,” ujarnya sambil merangkulku erat.

END

Ditunggu untuk like & commentnya yaaa^^ hihi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s