[Ficlet] Android Boyfriend

android boyfriend - svt

“Android Boyfriends” by Mingi Kumiko

Cast: [SVT] Joshua, Woozi, Jun, and Wonwoo ★ Other: f(x) Amber, TWICE Momo ★ Genre: fantasy, AU, Sci-fi, comedy ★ Rating: General ★ Ingredients: 3 Ficlets (about  200 – 400 words)

Android Boyfriends

#Story 1 (Preface)

Petit Corporation merupakan perusahaan teknologi terkemuka di kawasan Asia Timur. Akhir-akhir ini mereka tengah menggencarkan aktivitas pemasaran produk yang digadang-gadang akan mengguncang dunia. Nama produk tersebut ialah “Android Boyfriend”.

Android Boyfriend merupakan robot yang dibuat dengan mengombinasikan teknologi kloning dan ilmu robotik yang telah disusun sedemikian rupa hingga menghasilkan sebuah boneka hidup yang terlihat sangat mirip dengan manusia asli. Selain itu, robot-robot tersebut juga dibekali dengan sensor sentuh super canggih yang telah dirintis oleh laboratorium internasional dan berulang kali mengalami revisi selama kurang lebih 70 tahun.

 

Karena Android Boyfriend masih dalam tahap percobaan, Petit Corporation pun hanya memproduksinya dalam jumlah terbatas. Apabila minat masyarakat sangat tinggi dengan produk tersebut, barulah perusahaan itu akan memproduksinya secara masal.

 

Saat ini Petit Corporation hanya memproduksi 3 robot dalam masa percobaannya yang diberi nama Jun, Joshua, dan Wonwoo. Rencananya setiap robot akan dikirim ke pameran teknologi di tiga negara berbeda sebagai media promosi. Negara-negara tersebut ialah China, Jepang, dan Korea Selatan.

 

Tujuan diluncurkannya produk ini adalah untuk mewujudkan kekasih ideal yang didambakan oleh kaum hawa. Andorid Boyfriend akan diprogram sesuai dengan permintaan customer. Misalkan, kau ingin seorang kekasih yang romantis dan pengertian, maka operator akan menyusun script sebagai input untuk mengatur kepribadian Android Boyfriend sesuai dengan permintaanmu.

 

Dan hal terpenting yang harus dicatat ialah, Android Boyfriend hanya memiliki masa akif selama 8.760 jam. Setelah batas waktu yang telah ditentukan habis, maka Android Boyfriend akan ditarik oleh pihak perusahaan untuk menjalani tahap pemulihan memori. Dengan kata lain, Android Boyfriend akan melupakan segala kenangan yang telah terangkai selama 8.760 bersama pemiliknya.

 

Android Boyfriends

#Story 2 (Flower Boy)

Android Boyfriend diklaim sebagai terobosan ter-expert sepanjang sejarah abad ke-22. Belum genap seminggu sejak kabar digelarnya grand launching berembus, namun kantor pusat telah dibanjiri oleh pesanan Android Boyfriend sebanyak lebih dari seratus ribu unit.

 

Perusahaan benar-benar memutar otak untuk mencari cara agar grand launching produk itu dapat mengesankan masyarakat. Akhirnya terbesitlah sebuah ide untuk membuat acara berkonsep Butler Cafe dengan robot Android Boyfriend sebagai pelayannya.

 

Jadwal grand launching Android Boyfriend akhirnya tiba. Wonwoo dan Jun telah berhasil menyita perhatian pengunjung dengan visual superior mereka. Bahkan ada dari mereka yang datang jauh-jauh ke Coex Mall dan Guangzhou Town Square—tempat diadakannya grand lauching—untuk melihat wujud mereka secara tiga dimensi.

 

Namun ada yang berbeda dengan Android Boyfriend bernama Joshua yang khusus dikirim untuk promosi di Jepang. Perusahaan sengaja tak menggunakan konsep Butler Cafe. Karena mereka tahu betul kalau hal semacam itu sudah sangat menjamur di Negeri Sakura.

 

Mereka punya cara tersendiri untuk mempromosikannya, yakni dengan melepaskannya ke alam liar. Maksudnya, Joshua dikenalkan ke khalayak ramai dengan cara mengizinkannya secara bebas berkeliling Tokyo. Namun pastinya masih dalam lingkup kontrol operator.

 

Joshua begitu menyita perhatian publik dengan pesona yang ia miliki. Entah sudah berapa ratus wanita yang berebut mendapatkan kesempatan untuk bisa berfoto dengannya. Tak hanya dari kalangan gadis, ibu rumah tangga yang sedang menunggu anaknya pulang sekolah pun tak luput akan akan karisma yang Joshua pancarkan.

 

Ini adalah hari ketiga masa promosi dan operator mengarahkan Joshua untuk berjalan-jalan ke taman. Ia duduk manis di hamparan bunga tulip yang cantik dengan pikiran dan tatapan yang kosong—tentu saja. Robot sepertinya hanya akan beroperasi apabila dipicu terlebih dahulu.

 

Tes! Tes!

Joshua mendapati beberapa tetes likuid mengenai ubun-ubunnya. Sistem kontrolnya pun secara otomatis menerima input yang membuatnya terpicu. Sontak ia menoleh untuk mengetahui apa yang terjadi.

Gomenasai… kupikir kau adalah bunga, jadi aku hendak menyiramimu juga.” Petugas kebersihan itu tak kuasa menahan keterkejutannya.

 

FYI, Joshua memiliki karakter yang lembut dan manis untuk masa promosinya. Sedangkan Jun dan Wonwoo di-setting dengan karakter kuat dan manly. Terlebih dahulu Joshua menarik selengkung senyum di bibirnya sebelum berucap. “Kamu tidak apa-apa? Apa kamu terkejut, Momo?”

 

Karena sensor pada sistem kendalinya mendeteksi sebuah nametag yang berada di samping kiri atas baju gadis itu, Joshua secara spontan memanggil namanya tanpa honorifik atau sejenisnya. Meskipun apa yang ia lakukan itu kurang sopan, tapi mau bagaimana lagi? Perlu diingat kembali bahwa Android Boyfriend hanyalah sebuah robot, yang mana hingga dunia ini berakhir tak akan mampu menandingi ciptaan Yang Maha Kuasa.

 

Senyuman seindah bunga yang bermekaran di musim semi itu sontak membuat ia—gadis yang kini diketahui bernama Momo—terperangah kagum, gelagapan, dan tak sanggup berucap. Mendengar suara Joshua yang menyebut namanya dengan lembut membuatnya meleleh. Matanya berbinar, baru kali ini ia melihat pahatan yang terukir seindah Joshua. Ya, Joshua. Pria yang bahkan lebih indah dari kupu-kupu yang berterbangan dengan penuh gairah di dalam perutnya.

 

Nampaknya Petit Corporation akan segera mendapat satu lagi pemesan Android Boyfriend.

 

Android Boyfriends

#Story 3 (The Rainbow)

Woozi merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang membenci hari Senin. Rasanya ia benar-benar ingin waktu santainya yang hanya ada di hari Minggu kembali terulang.

 

Bukannya ia tidak senang kalau produk Android Boyfriend telah menjamur di pasaran. Tapi sejak meledaknya minat masyarakat dengan produk tersebut, ia jadi super sibuk menangani client yang banyak permintaan. Contohnya seperti peristiwa yang baru saja terjadi 5 menit yang lalu. Ia mendapatkan panggilan dari customer yang mengeluh karena Android Boyfriend yang dibelinya pekan lalu mengalami error. Customer itu terus saja menyalahkan perusahaan, mengatai Petit Corporation tak becus membuat robot. Namun saat ditanya apa rumah dari customer itu memiliki udara yang lembab, jawabannya adalah iya. Tentu saja, tempat yang lembab merupakan salah satu penyebab rusaknya motherboard.

 

Belum lagi memikirkan janji manis direktur tempo hari yang tak kunjung terealisasi. Perlu diketahui bahwa direktur bilang akan menambah jumlah pegawai di bagian administrasi untuk membantunya menyelesaikan pekerjaan.

 

Tiba-tiba ia mendengar derap langkah yang perlahan semakin keras, membuatnya sejenak menjeda aktivitasnya (membalasi e-mail yang masuk) untuk melihat siapa yang mendekat.

 

Woozi mendapati seseorang berpostur kurus dan berpakaian casual. Penampilannya begitu maskulin, membuat siapa saja yang melihat akan terperangah kagum. Ia mempersilakannya duduk di tempat yang telah disediakan.

 

“Selamat siang, ada yang bisa dibantu?” ucap Woozi ramah.

“Apa aku bisa memesan 1 unit Android Boyfriend?” tanya client tersebut.

“Permisi, kalau boleh tahu.. Anda hendak memesan Android Boyfriend untuk siapa?”

“Tentu saja diriku sendiri.”

 

Aliran darah Woozi seketika berhenti saat itu juga. Ini adalah pertama kalinya ia menghadapi client seperti ini. Perlahaan ia menarik napas, coba mengenyahkan rasa gugup yang memborbardir jantungnya. Mulutnya terbuka, bersiap memulai suatu ujaran.

Eum, maaf, Tuan… Tapi kami tidak melayani ‘kaum pelangi’. Produk ini khusus untuk wanita. Dan sebenarnya, Android Boyfriend merupakan salah satu upaya meminimalisir hubungan antar sesama jenis.” Woozi berusaha mengatakannya sesopan mungkin. Meskipun ia tahu si client akan tersinggung. Tapi apa boleh buat, itu adalah risiko dari pekerjaannya.

 

“Kaum pelangi?” si client dibuat memicingkan mata akibat ucapannya.

Jeongmal mianhaeyo.” Woozi menundukkan kepala dalam-dalam.

“Aku ini wanita.” Tukas si client.

 

Woozi sontak membelalakkan mata sipitnya. Orang di hadapannya ini wanita? Mana mungkin!

“Kau perlu bukti, Tuan? Akan aku tunjukkan.”

“APA?! Hey, jangan lakukan itu di sini! Dan aku…, aku bukan pria mesum!” Woozi memekik tertahan.

 

Client yang kini diketahui ber-gender wanita itu pun menyodorkan secarik benda kaku berbentuk persegi panjang.

“Jadi kau berpikir kalau menunjukkan kartu identitas itu adalah hal mesum?” celoteh si client karena tak habis pikir dengan tingkah kikuk pegawai administrasi ABAS (Android Boyfriend Authorized Service) tersebut.

 

Woozi menatap jeri kartu tersebut agar tulisannya dapat terlihat dengan jelas. Ia pun menelan ludah tatkala mendapati Amber Josephine Liu sebagai nama client itu.

Mati aku… Josephine kan memang nama untuk wanita!

 

– END –

Oke fix maafkan saya yang bikin cerita nggak jelas >.<

Habis nonton “Plastic Memory” dan akhirnya dapat ilham untuk bikin story absurd ini hehehe ~ terus untuk #Story 2 saya terinspirasi setelah nonton VIXXCHOOL hahaha demi apa itu kocak /ehh /nggak maksud

Maaf pula kalau ada beberapa bahasa yang enggak umum. Tapi ternyata ada gunanya diri ini jadi anak teknik wkwkwk ~ pokoknya maaf segala keabsurdan yang terkandung di dalam cerita XD

By the way ini FF pertama yg aku post di sini…, salam kenal semua, Lely 99line ^^

Iklan

8 pemikiran pada “[Ficlet] Android Boyfriend

  1. selalu Amber memang yang bernasib seperti itu.. ngomong-ngomong aku mau dong ABAS yang Wonwoo, biar kata cuma setaunn.. yang penting bisa bersama dengan pujaan hati ❤
    Keren Ley /siapa tuh/ okeh Lely.. 😀

    Suka

  2. Lely~~ aku mampir~~
    dan kamu tau ga sih aku langsung keinget manga yang judulnya “Zettai Kareshi” alias “Absolute Boyfriend” (kalo ga salah wkwk) dibikin dorama juga sih walau ga segereget manganya *oke ga penting abaikan*

    bagus yau fluff-scifi macem gini jarang~ *da aku cuma punya ide receh ihique*
    ohya aku ngeliat kata “jeri”, itu emang nulisnya gitu ato typo Lel? *ketauan ga pernah buka kbbi heu*

    selebihnya okelah rapi dan menarik ihir~~
    keep writing Lely~ ❤

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s