[Drabble] Piano

piano

Storyline & Poster by Harimingyu

Cast Seventeen Woozi | Son Yeri (OC)

Length Drabble (319 words)

Genre Fluff

Rating General

“..hal yang membuatku begitu jatuh cinta padanya”

.

-Son Yeri POV-

“Kau tidak ingin mencobanya?” tanya Jihoon yang kini duduk didepan pianonya. Aku menggeleng sambil tersenyum.

“Aku hanya ingin mendengarmu memainkannya” jawabku.

“Okey kalau begitu aku akan memainkan sebuah lagu untukmu” ujarnya sambil menyunggingkan senyum khasnya padaku kemudian jemarinya mulai bermain diatas tuts piano hingga terdengar dentingan indahnya.

When i see your face

There’s not a thing that i would changes

Cause you’re amazing

Just the way you are

And when you smile

The whole world stops and stares for a while

Cause girl you’re amazing

Just the way you are

The way you are~

The way you are~

Cause you’re amazing

Just the way you are

Yeah~

(Bruno Mars – Just The Way You Are)

“How cute” ujarku kemudian bertepuk tangan setelah mendengarnya menyanyikan lagu kesukaanku. Ia tersenyum dan menepuk kursi pianonya.

“Kemarilah” ujarnya. Aku mendekatinya dan duduk disebelahnya.

“Waeyo?” tanyaku.

“Aniya(tidak). Hanya ingin melihatmu lebih dekat seperti ini” jawabnya kemudian jemarinya kembali bermain diatas piano memainkan sebuah lagu. Lee Jihoon, laki-laki berparas lucu yang ada didepanku ini begitu menyihirku dengan permainkan piano dan nyanyiannya yang merdu.

You’re the best thing

I never knew i needed

So when you were here i had no idea

You’re the best thing i never knew i needed

So now it’s so clear, I need you here always

(Ne-Yo – Never knew i needed)

Kembali aku tersihir dengan suara merduanya. Piano ini adalah hal yang membuatku begitu jatuh cinta padanya.

“Chagiya” panggilnya tiba-tiba.

“Hem?” tanyaku.

“Kau tahukan aku sangat menyayangimu” ujarnya.

“Hemmm bagaimana ya? Entahlah aku tidak yakin” candaku. Ia langsung menoleh dengan ekspresi sebal.

“Yak! Mwoya(apa-apaansih)” gerutunya.

“Aiihhhhh lucunyaaa” ujarku sambil mencubit kedua pipinya gemas.

“Heish hentikan” omelnya.

“Shireo(tidak mau)” ledekku. Tiba-tiba tangan jahilnya menggelitik tubuhku.

“Aaaak ahahaha Yak! Lee Jihoon” teriakku saat merasaka geli.

“Hahaha rasakan” ledeknya sambil terus menggelitikiku. Aku berusaha untuk terlepas darinya kemudian berlari menjauhinya.

“Tangkap aku kalau kau bisa” ledekku kemudian menjulurkan lidahku.

“Yak! Kemari kau Son Yeri” ujarnya sambil mengejarku.

END

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s